Suara detak lonceng tampak terhenti
Aku menarik nafas dalam-dalam
Lalu angin menerpa pipiku
Dalam rinai Hujan tak sengaja
menjatuhkan air mata
Apa yang
kita namakan saat melihat hari esok ?
Dipersimpangan
jalur masa depan aku meminta
Biarkan perasaan polos dan
hari-hari tertawa tersenyum lagi
Perasaan ingin menjadi sesuatu yang
berharga bagimu
Saat kamu menunjukan sesuatu yang baru
Di persimpangan jalan itu
Disitulah terpecahnya momen-momen
Jika tidak memiliki seseorang yang
dicintainya
Aku ingin menyampaikan perasaanku
Walau akan ada jarak diantara kita
Namun aku ingin mencoba menggapaimu
No comments:
Post a Comment