Kamu ..
Mengapa
harus kamu ?
Aku …
Mengapa
harus aku ?
Yang selalu
merindukanmu
Yang selalu
memikirkan..
Hal fana
sepertimu
Bukan hal
yang pantas ku kagumi
Bagai angin
yang tak dapat digenggam
Bagai air
yang mengalir entah kemana
Kau begitu
fana
Hingga tak
dapat ku miliki
Bagai
lukisan yang telah dipenuhi warnanya
Aku tak
dapat tempat untuk mengisi celahnya
Sudah tidak
ada sedikitpun kosong pada lembar itu
Bahkan
untuk menodainya pun aku tak sanggup
Aku hanya
bisa melukis lembarku sendiri
Melamunkannya
menjadi sebuah seni yang indah
Walau pada
kenyataannya …
Itu semua
hanya lembar kosong yang tak bermakna
No comments:
Post a Comment